SAMBUTAN

Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar keempat dunia menanggung kebutuhan yang besar atas ketersediaan pangan, layanan kesehatan, serta energi berkelanjutan. Jawaban atas kebutuhan tersebut dapat diperoleh melalui pemberdayaan optimum karya Tuhan Y.M.E. yaitu proses FOTOSINTESIS. Proses fotosintesis merupakan proses dasar kehidupan di muka bumi dimana tumbuhan memanfaatkan air dan gas CO2 menghasilkan zat makanan dan oksigen dengan bantuan energi cahaya yang ditangkap oleh pigmen-pigmen fotosintesis.

Kepulauan Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Australia, serta di antara Samudera Pasifik dan Indian. Secara geografis, wilayah Indonesia membentang di antara 94°-141°BT dan 6°LU-11°LS. Indonesia yang memiliki 17.667 pulau dengan total panjang garis pantai lebih dari 81.000 km, membuat Indonesia menjadi pusat biodiversitas laut maupun daratan di bumi ini. Klorofil dan karotenoid, tidak dapat dipungkiri lagi, merupakan pigmen yang paling dominan dan melimpah di bumi. Kedua pigmen tersebut memegang peranan vital sebagai penangkap energi radiasi matahari untuk dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan, alga, dan bakteri melalui proses "fotosintesis", suatu proses yang menopang kehidupan di bumi, dan bahkan termasuk makhluk hidup non-fotosintesis seperti hewan dan manusia. Oksigen yang kita hirup, biomassa yang kita gunakan sebagai bahan pangan, serta munculnya konsep bio-energi merupakan produk dari fotosintesis.

Namun, selama bertahun-tahun penelitian di bidang fotosintesis belum banyak dilihat sebagai objek yang penting oleh berbagai institusi penelitian ataupun para peneliti yang ada di Indonesia. Kelimpahan sumber daya alam eksotis telah menjadi daya tarik bagi para peneliti untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi metabolit sekunder seperti alkaloid, terpenoid, senyawa fenolik, dsb., yang jumlahnya sangat minim di alam.

Berdasarkan kondisi ini, Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigments (MRCPP) didirikan pada tahun 2007 dan secara resmi mendapatkan SK rektor No.0002A/MACHUNG/SK-REK/2009 tahun 2009 sebagai pusat penelitian yang mendedikasikan diri untuk mempelajari fungsi dan struktur serta mengembangkan potensi pemanfaatan pigmen-pigmen fotosintesis. Pertama-tama, kami berfokus pada studi struktur-fungsi dan karakteristik pigmen-pigmen tersebut. Selanjutnya, riset kami mengarah pada bagai menerjemahkan ilmu dasar tersebut dengan dukungan nanoteknologi, perkembangan bioteknologi, infrastuktur yang modern serta peneliti handal untuk mengaplikasikan pigmen fotosintesis sebagai produk hilir di bidang pangan, kesehatan dan energy.

Lima tahun ke depan merupakan masa yang penting bagi MRCPP untuk berbenah diri dalam pengembangan sumberdaya manusia, ketersediaan infrastruktur, fasilitas analisis, serta pengembangan inovasi riset unggulan. MRCPP harus dapat menciptakan atmosfir penelitian yang kondusif bagi ilmuwan muda Indonesia untuk melaksanakan penelitian di tanah airnya secara mandiri ataupun berkolaborasi, sehingga dihasilkan inovasi riset unggulan yang dapat diterima di tingkat internasional. Selanjutnya, sepuluh tahun ke depan menjadi sangat penting bagi MRCPP sebagai pelopor di bidang penelitian fotosintesis yang berbasis nanoteknologi, bioteknologi, rekayasa molekuler dan sistem biologi; untuk memasyarakatkan inovasi teknologi sehingga menarik lebih banyak investasi di bidang ilmu pengetahuan dari pihak pemerintah, industri, maupun pihak lainnya.

MISI
KAMI

Sebagai pusat unggulan IPTEK di bidang pigmen fotosintesis untuk mengatasi masalah ketahanan pangan, kesehatan, dan energi baru dan terbarukan melalui pengembangan riset multidisipliner dan teknologi tepat guna., MRCPP memiliki misi:

  1. Melaksanakan penelitian kompetitif berkualitas internasional dalam bidang pigmen
  2. Mengembangkan produk inovasi dan teknologi pigmen sebagai material aktif yang tepat guna
  3. Mengembangkan riset dan teknologi multidisipliner yang membuka inovasi dasar
  4. Mengembangkan kompentensi SDM unggul Indonesia di bidang pigmen di kancah internasional
  5. Memfasilitasi riset pigmen berstandar modern dan internasional dengan prinsip manajemen yang effisien, efektif dan akuntabel
  6. Meningkatkan kualitas dan kuantitas HAKI (publikasi, paten, lisensi, dan sebagainya)
  7. Mengembangkan sinergi kerjasama dan manajemen inovasi strategis sebagai respon positif pada stakeholder

KOLABORASI

Kooperasi dengan laboratorium internasional saat ini:

  1. Prof. Richard Cogdell – University of Glasgow, UK
    (http://www.gla.ac.uk/researchinstitutes/biology/staff/richardcogdell/#/)
  2. Prof. Hugo Scheer – Ludwig Maximilians University Munich, Germany
    (http://www.botanik.biologie.uni-muenchen.de/personen/ehem_profs/scheer/index.html)
  3. Prof. Leszek Fiedor – Jagiellonian University, Poland
    (http://bmz.wbbib.uj.edu.pl/en/biotechnologia-roslin)
  4. Prof. Juergen Koehler – University of Bayreuth, Germany
    (http://www.ep4.phy.uni-bayreuth.de/ag_jkoehler/en/)
  5. Prof. Stefan Hoertensteiner – University of Zurich, Switzerland
    (http://www.botinst.uzh.ch/en/research/physiology/horten.html)
  6. Dr. Xing Jie – Shimadzu (Asia Pacific), Singapore

MRCPP juga merupakan anggota afiliasi peneliti Photosynthetic Antenna Research Center (PARC), yang merupakan Eergy Frontier Research Centers (EFRC) didanai oleh US Department of Energy, Office of Science, Office of Basic Energy Sciences. Silahkan klik link http://parc.wustl.edu/research/research-affiliate-program untuk mengetahui lebih lanjut